Peter Mokaba Stadium
🇿🇦Republik Afrika Selatan·Polokwane

Peter Mokaba Stadium

45 500kursisejak2010

Foto: Wikimedia Commons contributors · CC BY-SA

Kapasitas
45 500
Tahun dibuka
2010

Ikhtisar

Tentang stadion

Peter Mokaba Stadium adalah stadion sepak bola modern di Polokwane, ibu kota provinsi Limpopo di utara Republik Afrika Selatan. Stadion ini dibangun khusus untuk Piala Dunia FIFA 2010 dengan kapasitas 45.869 tempat duduk dan dinamai setelah Peter Mokaba, pemimpin karismatik gerakan anti-apartheid dan pemimpin ANC Youth League. Stadion ini merupakan infrastruktur olahraga terbesar di provinsi Limpopo.

Lokasi dan Lingkungan

Stadion terletak di bagian utara Polokwane, sekitar 4 km dari pusat kota. Polokwane berada pada ketinggian sekitar 1.300 m di atas permukaan laut di dataran tinggi Highveld, dikelilingi oleh semak-semak khas provinsi Limpopo. Area sekitar stadion terdiri dari kawasan perumahan yang berkembang dan zona industri. Karena lokasinya di pinggiran kota, akses dengan mobil sangat mudah dan parkir tersedia.

Fungsi

Saat ini stadion ini berfungsi terutama sebagai arena rumah bagi klub sepak bola Baroka F.C. dari Liga Sepak Bola Premier Afrika Selatan dan kadang-kadang digunakan oleh tim Black Leopards F.C. Stadion ini juga menjadi tuan rumah pertandingan persahabatan internasional dan tim nasional. Stadion ini juga digunakan untuk acara komunitas, acara budaya besar, dan pertemuan politik di provinsi Limpopo.

Sejarah

Perjalanan waktu

Konstruksi Peter Mokaba Stadium secara langsung terkait dengan penunjukan Piala Dunia FIFA 2010 kepada Republik Afrika Selatan, yang menjadikannya negara Afrika pertama yang menyelenggarakan kejuaraan dunia. Penting bagi penyelenggara agar turnamen dapat menghubungkan berbagai wilayah negara -- termasuk provinsi utara Limpopo, yang sebelumnya tidak memiliki stadion berstandar internasional.

Konstruksi dan Pembukaan

Proyek ini dirancang oleh biro arsitektur Afrika Selatan Schalk le Roux Architects bekerja sama dengan mitra lainnya. Ciri khas eksteriornya adalah lengkungan baja merah, yang membentuk atap ikonik dan secara bentuk mengeksplorasi seni tradisional Afrika. Konstruksi dimulai pada tahun 2007 dan stadion resmi dibuka pada bulan Desember 2009, sekitar enam bulan sebelum dimulainya Piala Dunia. Total biaya pembangunan melebihi 2,5 miliar rand Afrika Selatan.

Renovasi Kunci

Setelah Piala Dunia 2010 berakhir, stadion mengalami beberapa modifikasi untuk kebutuhan operasional liga reguler -- fasilitas untuk klub rumah ditambahkan, ruang komersial, dan sistem pencahayaan yang diperbarui. Kapasitas tetap terjaga pada level 45.869 tempat duduk, meskipun untuk pertandingan liga, tingkat kehadirannya seringkali jauh lebih rendah.

Momen Bersejarah

Selama Piala Dunia 2010, Peter Mokaba Stadium menjadi tuan rumah empat pertandingan grup, termasuk pertandingan Grup B, di mana Argentina yang dipimpin Lionel Messi bermain, dan Grup F melawan Italia. Pertandingan yang paling signifikan secara sejarah adalah kemenangan Argentina atas Korea Selatan 4:1 pada 17 Juni 2010, di mana Messi memberikan assist untuk tiga gol. Stadion saat itu penuh dan publik Polokwane merasakan pertandingan kelas dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Atmosfer

Hari pertandingan

Suasana di Peter Mokaba Stadium mencerminkan kekhasan provinsi Limpopo utara, di mana budaya sepak bola komunitas yang kuat berkembang. Stadion ini terletak jauh dari kota-kota metropolitan Afrika Selatan, memberikan karakter regional yang autentik dan suasana yang penuh semangat dan tidak berlebihan.

Budaya Fans

Klub rumah Baroka F.C., yang dijuluki Bakgaga Ba Mphahlele atau hanya Barca, memiliki basis penggemar setia dari Polokwane dan pedesaan sekitarnya. Para penggemar dikenal dengan semangat dan nyanyian ritmis dalam bahasa Sepedi dan Tshivenda yang khas bagi budaya lokal -- pertandingan lebih menyerupai perayaan komunitas daripada pertandingan sepak bola Eropa. Ciri khas hari pertandingan adalah bendera berwarna, drumming rumah, dan suara khas vuvuzela, yang telah menjadi simbol sepak bola Afrika Selatan saat Piala Dunia 2010.

Pertandingan Besar

Momen paling signifikan dalam sejarah stadion adalah pertandingan grup Piala Dunia 2010 antara Argentina dan Korea Selatan (4:1) pada 17 Juni 2010 -- festival gol besar pertama turnamen, di mana penampilan bintang dihadirkan oleh Carlos Tevez (hattrick). Suasana stadion 45.000 tempat duduk yang penuh dengan bendera dan vuvuzela masih menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para penonton. Momen penuh emosi lainnya adalah pertandingan Grup B antara Argentina dan Yunani (2:0) pada 22 Juni 2010.

Info praktis

Mengunjungi stadion

Peter Mokaba Stadium terletak di Peter Mokaba Road, Flora Park, Polokwane 0699, Limpopo, Afrika Selatan. Polokwane dapat diakses melalui udara dari Johannesburg (bandara Polokwane International Airport, kode PTG, 10 km dari stadion) serta melalui jalan -- menggunakan jalan raya N1 sekitar 300 km ke utara dari Johannesburg.

Cara Mencapai Stadion

  • Dengan Pesawat: Penerbangan langsung dari O. R. Tambo International Airport (Johannesburg) dikelola oleh South African Airways dan Airlink; penerbangan memakan waktu sekitar 50 menit.
  • Dengan Mobil: Dari Johannesburg melalui jalan raya N1 sekitar 3 jam perjalanan; stadion mudah diakses dan parkir tersedia di dalam area.
  • Bus Antarkota: Layanan Greyhound dan Intercape menghubungkan Johannesburg dan Pretoria dengan Polokwane; perjalanan memakan waktu sekitar 4--5 jam.
  • Taksi/ride-share: Minibus lokal (combis) beroperasi dari pusat Polokwane ke stadion; Uber tersedia, meskipun jumlah pengemudinya terbatas dibandingkan dengan metropolitan.

Tiket dan Tur

Tiket untuk pertandingan Baroka F.C. tersedia melalui portal Computicket atau langsung di stadion pada hari pertandingan. Stadion umumnya tidak mengatur tur umum untuk wisatawan; yang berminat bisa menghubungi pengelola area melalui Departemen Olahraga, Seni dan Budaya Limpopo.

Tips untuk Pengunjung

  • Kapan Datang? Disarankan untuk datang setidaknya 60 menit sebelum kick-off -- meskipun parkir tersedia, pada acara besar tempat parkir cepat penuh.
  • Cuaca: Polokwane memiliki iklim kontinental -- sore musim panas (Oktober--Februari) mungkin membawa hujan deras, jadi disarankan untuk membawa jas hujan.
  • Di Mana Makan? Sekitar stadion terdapat kios yang menjajakan makanan jalanan tradisional Afrika Selatan (boerewors roll, ayam panggang). Pusat Polokwane dengan restoran lengkap berjarak 5--10 menit perjalanan.
  • Keamanan: Polokwane lebih tenang dibandingkan Johannesburg; di dalam area dan sekitarnya ada kehadiran keamanan standar selama pertandingan.

Acara

Acara besar

Piala Dunia

Peta

Lokasi stadion

Rating

Rating Anda

/ 5

Belum ada rating

Rating Anda

Rencanakan kunjungan

Polokwane, Republik Afrika Selatan

Akomodasi

Booking.com — ID afiliasi belum dikonfigurasi

Tur stadion

GetYourGuide — ID mitra belum dikonfigurasi

Tiket pertandingan

Ticombo — ID afiliasi belum dikonfigurasi

Beberapa tautan adalah afiliasi — jika Anda melakukan pembelian, kami mendapat komisi kecil (tanpa biaya tambahan untuk Anda).