
Harapan Bangsa Stadium
Foto: Darul Mukarramah · CC0 · sumber
- Kapasitas
- 35 000
- Tahun dibuka
- 1996
- Klub
- —
- Negara
- Indonesia
Ikhtisar
Tentang stadion
Stadion Harapan Bangsa, yang juga dikenal sebagai Stadion Lhong Raya, adalah lapangan sepak bola utama di ujung utara Pulau Sumatra, di Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh. Stadion ini merupakan markas Persiraja Banda Aceh sekaligus pusat dari Kompleks Olahraga Harapan Bangsa yang luas di kawasan Lhong Raya, berdampingan dengan fasilitas atletik dan latihan.
Identitas di jantung Aceh
Nama Harapan Bangsa sudah menyiratkan maknanya, dan stadion ini telah menjadi simbol kebanggaan bagi seluruh provinsi. Setelah gempa dan tsunami dahsyat tahun 2004, kompleks ini dibangun kembali dan tumbuh menjadi jauh lebih dari sekadar tempat sepak bola — ia menjadi ruang publik tempat warga Aceh berkumpul. Lapangan rumputnya dikelilingi lintasan atletik, dan setelah renovasi besar untuk PON 2024, tribun yang telah dimodernisasi mampu menampung puluhan ribu penonton. Bagi Persiraja, salah satu klub bersejarah sepak bola Indonesia, stadion ini adalah benteng tempat tim bermain di hadapan dukungan tuan rumah yang penuh gairah.
Sejarah
Perjalanan waktu
Pembangunan berlangsung dari Februari 1991 hingga Desember 1996, dan stadion diresmikan pada 1 Januari 1997. Sejak awal ia dirancang sebagai ikon utama Kompleks Olahraga Harapan Bangsa di Lhong Raya, yang memadukan lapangan sepak bola dengan lintasan atletik untuk melayani seluruh wilayah.
Pembangunan kembali dan ajang besar
Sejarah stadion ini tak terpisahkan dari tsunami 26 Desember 2004 yang meluluhlantakkan pesisir Aceh. Sebagai bagian dari pemulihan wilayah, stadion diperbaiki, dengan FIFA termasuk pihak yang turut membantu pendanaan rekonstruksi. Setelah itu menyusul sejumlah peningkatan pada 2011 dan 2017, serta renovasi besar pada 2024 yang menyiapkan kompleks ini sebagai tempat upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Pada Desember 2017, stadion menggelar Aceh World Solidarity Tsunami Cup, turnamen internasional untuk mengenang para korban bencana, yang diikuti oleh tim nasional Kirgizstan, Mongolia, Brunei, dan Indonesia. Stadion ini hingga kini tetap digunakan secara penuh dan juga menjadi venue resmi pertandingan timnas Indonesia.
Atmosfer
Hari pertandingan
Saat Persiraja bermain di kandang, Lhong Raya berubah menjadi pusat gairah masyarakat Aceh. Para pendukung klub yang dengan bangga menyebut diri "Laskar Rencong" — merujuk pada rencong, senjata tradisional Aceh — menciptakan suasana riuh dan penuh warna dengan tabuhan, nyanyian, dan kibaran bendera kuning.
Laskar Rencong bergemuruh
Sepak bola berakar dalam di Banda Aceh, dan Persiraja yang dijuluki Laskar Rencong adalah salah satu klub tertua dan paling dicintai di Indonesia. Pertandingan kandang menjadi momen kebersamaan warga: keluarga, kelompok suporter muda, hingga ultras setia memenuhi tribun dengan warna klub. Atmosfernya juga mencerminkan kisah besar provinsi ini — setelah bencana 2004, olahraga ikut membantu memulihkan dan mempersatukan. Nyanyian berkumandang dalam bahasa Aceh maupun Indonesia, dan laga derbi atau pertandingan melawan tamu besar dari pulau lain membuat seluruh kompleks bergetar. Bagi lawan, lapangan ini bisa terasa berat: udara tropis yang panas, lembap, dan dukungan tuan rumah tanpa henti menjadikan Lhong Raya benteng sejati.
Info praktis
Mengunjungi stadion
Stadion Harapan Bangsa terletak di kawasan Lhong Raya di sisi selatan Banda Aceh, beberapa kilometer dari pusat kota bersejarah. Kompleks ini mudah dijangkau dan dikelilingi fasilitas olahraga lainnya.
Informasi praktis
Dari pusat Banda Aceh, cara termudah menuju stadion adalah dengan taksi, aplikasi ojek/taksi daring (Gojek/Grab), atau ojek lokal. Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda berjarak sekitar 30 menit perjalanan. Pada hari pertandingan, datanglah lebih awal, kenakan pakaian ringan yang menyerap keringat, bawa air minum yang cukup karena iklim tropis, dan bersiaplah dengan kerumunan suporter Persiraja yang meriah.
- Lokasi: Kompleks Olahraga Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh
- Akses: Gojek/Grab, taksi, atau ojek; bandara ~30 menit
- Hari pertandingan: datang awal, pakaian ringan, air minum, warna klub
- Di sekitar: Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh, kapal di atas rumah (PLTD Apung), dan pelabuhan Ulee Lheue
Peta
Lokasi stadion
Rating
Rating Anda
Belum ada rating
Rencanakan kunjungan
Banda Aceh, Indonesia
Akomodasi
Booking.com — ID afiliasi belum dikonfigurasi
Tur stadion
GetYourGuide — ID mitra belum dikonfigurasi
Tiket pertandingan
Ticombo — ID afiliasi belum dikonfigurasi
Beberapa tautan adalah afiliasi — jika Anda melakukan pembelian, kami mendapat komisi kecil (tanpa biaya tambahan untuk Anda).




