
Gajayana Stadium
Foto: Udrayanaa · CC BY-SA 3.0 · sumber
- Kapasitas
- 25 000
- Tahun dibuka
- 1926
- Klub
- —
- Negara
- Indonesia
Ikhtisar
Tentang stadion
Stadion Gajayana berdiri tepat di jantung Kota Malang, kota terbesar kedua di Jawa Timur, dan termasuk salah satu lapangan sepak bola tertua di seluruh Indonesia. Letaknya yang berada di pusat kota menjadikannya titik temu alami bagi kehidupan olahraga dan sosial warga, hanya beberapa langkah dari jalan-jalan utama dan pasar.
Jantung sepak bola Malang
Dengan kapasitas sekitar 25.000 penonton, stadion ini sudah lama lekat dengan Arema FC dan sebelumnya dengan Persema Malang. Lapangan berumput jenis Bermuda dan, setelah renovasi, lintasan lari delapan jalur menjadikannya venue yang benar-benar serbaguna. Pada 2008, kompleks pusat perbelanjaan dan olahraga Malang Olympic Garden (MOG) berdiri tepat di samping stadion, menyatukan arena ini secara erat dengan wajah kota modern dan memadukan sepak bola dengan denyut keseharian Malang.
Sejarah
Perjalanan waktu
Sejarah Stadion Gajayana berakar jauh hingga era kolonial. Stadion ini dibangun pada tahun 1924 dan resmi dibuka pada tahun 1926 berdasarkan rancangan pemerintah Hindia Belanda, menjadikannya salah satu stadion tertua yang masih bertahan di Tanah Air.
Dari bangunan kolonial menjadi benteng Arema
Stadion ini segera menjadi pusat kehidupan kota dan olahraga. Persema Malang bermain di sini sejak 1953, sedangkan Arema menjadikannya markas sejak 1987 hingga 2004 dan kembali sejak 2015. Kapasitasnya berubah-ubah dari dekade ke dekade: setelah pengerjaan pada 1990 turun menjadi 17.000, lalu meningkat menjadi 25.000 seperti sekarang pada tahun 2008, tahun yang sama saat kompleks MOG di sebelahnya rampung. Modernisasi terbaru pada 2025 menambahkan lintasan lari delapan jalur dan pengecatan ulang tribun, membuka babak baru dalam usia panjang stadion ini.
Atmosfer
Hari pertandingan
Atmosfer di Stadion Gajayana terutama dibentuk oleh Aremania — salah satu komunitas suporter paling fanatik dan terbesar di Indonesia. Kostum biru, koor, dan tabuhan drum tanpa henti mengubah stadion di pusat kota ini menjadi kawah panas yang gemuruhnya tumpah hingga ke jalan-jalan sekitar Malang.
Aremania bersuara penuh
Pada laga Arema FC, stadion berubah menjadi lautan biru, dengan inti suporter setia yang datang jauh sebelum kickoff dan bertahan hingga peluit panjang. Bagi banyak warga Malang, menjadi bagian dari Aremania adalah soal kebanggaan dan jati diri kota. Berkat lokasinya yang sentral, euforia sebelum pertandingan meluber ke kafe-kafe terdekat, lapak jajanan kaki lima, dan kompleks MOG, sehingga hari pertandingan di Malang berbaur mulus dengan keseharian kota dan menciptakan latar yang khas Jawa.
Info praktis
Mengunjungi stadion
Mengunjungi Stadion Gajayana terbilang mudah berkat posisinya yang sentral. Stadion ini berada di inti Kota Malang, sehingga bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari banyak titik di pusat kota maupun dari penginapan terdekat.
Cara menuju ke sana
- Lokasi: tepat di pusat Kota Malang, Jawa Timur, di samping pusat perbelanjaan Malang Olympic Garden (MOG).
- Jalan kaki: hanya berjarak singkat dari pusat kota dan jalan-jalan utama.
- Transportasi umum dan taksi: gunakan angkot setempat atau aplikasi Gojek dan Grab untuk ojek dan taksi mobil.
- Kereta api: Stasiun Malang Kotabaru sebagai stasiun utama berada di dekatnya, hanya naik taksi sebentar.
- Tips: padukan kunjungan dengan belanja atau jajan di MOG yang bersebelahan dan datanglah lebih awal — atmosfer Aremania sudah terasa jauh sebelum kickoff.
Peta
Lokasi stadion
Rating
Rating Anda
Belum ada rating
Rencanakan kunjungan
Malang, Indonesia
Akomodasi
Booking.com — ID afiliasi belum dikonfigurasi
Tur stadion
GetYourGuide — ID mitra belum dikonfigurasi
Tiket pertandingan
Ticombo — ID afiliasi belum dikonfigurasi
Beberapa tautan adalah afiliasi — jika Anda melakukan pembelian, kami mendapat komisi kecil (tanpa biaya tambahan untuk Anda).





